
Liga Thailand Lewat! Pelatih Ratchaburi Kagumi Markas Persib
Liga Thailand Lewat! Pelatih Ratchaburi Kagumi Markas Persib Yang Menurutnya Atmosfernya Begitu Berbeda Yang Terasa. Meski Persib Bandung gagal melaju ke babak perempat final AFC Champions League Two. Tentunya setelah di singkirkan wakil Thailand Ratchaburi FC. Namun ada hal menarik yang muncul usai duel sengit di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Salah satu sorotan utama bukan hanya soal hasil di lapangan. Akan tetapi bagaimana Pelatih Ratchaburi memuji atmosfer dan markas Persib yang menurutnya luar biasa. Kekaguman Pelatih Ratchaburi ini muncul di tengah berbagai dinamika pertandingan yang penuh tensi. Terlebihnya mulai dari performa tim hingga insiden di tribun penonton. Meski mereka berhasil lolos ke babak berikutnya, mereka tak bisa menutupi kesan mendalam tentang pengalaman bermain di kandang Persib. Berikut fakta-fakta terkini seputar kejadian ini.
Pertandingan leg kedua babak 16 besar ACL2 antara Persib Bandung dan Ratchaburi FC. Terlebih yang berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah 1–0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meski demikian, agregat keseluruhan tetap berpihak kepada mereka yang unggul 3–1 setelah leg pertama di Thailand. Kemenangan ini memastikan Ratchaburi FC lolos ke babak perempat final. Dan mereka akan menghadapi pemenang laga antara tim dari Jepang atau Korea Selatan di fase berikutnya. Meski langkah Persib kandas, mereka menyatakan bahwa mereka menghadapi laga yang sangat berat terutama di leg kedua karena atmosfer yang luar biasa di markas Persib.
Coach Mereka Kagumi Atmosfer GBLA
Sorotan menarik usai laga bukan hanya hasil akhir, melainkan komentar Coach Mereka Kagumi Atmosfer GBLA. Ia mengakui bahwa suasana di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sangat luar biasa dengan dukungan penuh suporter Persib yang di kenal fanatik. Menurutnya, atmosfer ini membuat laga terasa intens dan penuh semangat. Kekaguman ini datang meski timnya harus menghadapi tekanan besar dari Beginnya hingga akhir pertandingan. Hal tersebut menunjukkan bahwa markas Persib tidak hanya sekadar stadion biasa. Akan tetapi sudah menjadi salah satu venue yang sulit di taklukkan tim tamu dengan atmosfer yang benar-benar “mengangkat” semangat tuan rumah. Pengakuan ini terasa spesial karena biasanya komentar pelatih lawan justru lebih membahas soal kekuatan tim sendiri ketimbang kualitas venue lawan. Pengakuan dari coach mereka menunjukkan penghargaan atas semangat suporter dan dukungan mereka sepanjang laga.
Markas Persib Jadi Salah Satu “Benteng” Kuat
Walaupun langkah mereka di Asia terhenti, Markas Persib Jadi Salah Satu “Benteng” Kuat. Sepanjang musim di semua kompetisi termasuk liga domestik dan kompetisi Asia, Persib hanya kalah agregat di luar kandang, tetapi di Gelora Bandung Lautan Api mereka mampu mempertahankan performa impresif dengan tak terkalahkan dalam banyak laga sebelumnya. Dukungan suporter yang memenuhi tribun menciptakan suasana yang menekan lawan serta memicu motivasi ekstra bagi pemain Persib. Transisi dari tekanan awal hingga kemenangan tipis 1–0 atas Ratchaburi menunjukkan mental juang yang tetap tinggi. Meski akhirnya tidak cukup untuk membalik agregat. Rekor kandang ini menjadi modal penting pada kompetisi domestik berikutnya, terutama di BRI Liga 1. Tentunya di mana Persib terus fokus mengejar prestasi meski harus mengalihkan fokus setelah tersingkir dari ACL2.
Kontroversi Suporter Warnai Kesan Laga
Tidak hanya kekaguman, laga Kontroversi Suporter Warnai Kesan Laga terkait perilaku sebagian suporter. Usai pertandingan, beberapa oknum bobotoh bahkan masuk ke lapangan dan menciptakan situasi kurang kondusif. Dan hingga memicu sorotan media asing terkait potensi sanksi dari AFC. Peristiwa ini menunjukkan dua sisi atmosfer pertandingan: semangat tinggi yang memacu tim tuan rumah dan perilaku kurang terkontrol. Terlebih yang justru menodai momen penting tersebut. Kendati demikian, pujian coach mereka terhadap markas Persib tetap menjadi catatan positif di tengah dinamika yang terjadi. Secara keseluruhan, meskipun langkah Persib harus berakhir lebih cepat di kompetisi Asia, pengalaman mereka menghadapi atmosfer GBLA. Tentu yang justru membuka perspektif baru tentang kekuatan markas Persib di mata lawan. Ini menjadi bukti bahwa stadion dan dukungan suporter bisa menjadi faktor krusial dalam sepak bola modern terkait pujian Pelatih Ratchaburi.