
Inilah Fakta Perusahaan Peugeot Yang Pamit Dari Indonesia
Inilah Fakta Dari Perusahaan Otomotif Yaitu Peugeot Yang Berhentikan Pejualannya Di Indonesia Karena Alasan Yang Tepat. Perusahaan Peugeot adalah perusahaan otomotif asal Prancis yang di kenal sebagai salah satu produsen mobil tertua di dunia. Peugeot memproduksi berbagai jenis kendaraan, terutama mobil penumpang dan kendaraan niaga ringan, dengan desain khas Eropa dan teknologi modern. Banyak perusahaan teknologi di Indonesia yang memproduksi produk otomotif. Tahun 2018, manajemen Peugeot Indonesia resmi beralih ke Astra International melalui Astra Peugeot. Bermula dari keluarga Peugeot di Prancis yang memulai bisnis pada tahun 1810 dengan memproduksi gilingan kopi, sepeda.
Dan pada tahun 1889, Armand Peugeot membangun kendaraan bermotor pertama Peugeot yaitu sebuah mobil bertenaga uap. Dari sinilah muncul ide – ide kreatif dari Peugeot untuk membangun perusahaan otomotif dan mengeluarkan produk – produk lainnya. Pada tahun 1890 Peugeot mulai memproduksi mobil bermesin bensin dan bekerja sama dengan Daimler. Dari sinilah Peugeot resmi menjadi pelopor otomotif Eropa, salah satu produsen mobil tertua di dunia. Perusahaan ini terus melejit karena inovasi yang terus berkembang dan menjadikan perusahaan yang dengan model mobil elit.
Pada tahun 1970an Peugeot masuk ke Indonesia melalui PT Multi France Motor dan kemudian berubah menjadi PT Peugeot Mobil Indonesia. Model dari produk perusahaan ini yang paling terkenal pada masa itu adalah Peugeot 504 yang banyak di gunakan oleh pemerintah Indonesia dan kalangan elit saja. Di tahun 2000an Peugeot 206 melejit sebagai mobil paling sukses dari perusahaan ini. Dengan desain yang kecil, sporty, dan elegan membuat anak muda pada masa itu sangat tertarik. Mundur kembali ke belakang pada tahun 90an Peugeot memiliki model terkenal lainnya yaitu Peugeot 504 yaitu sedan eksekutif, Peugeot 405, Peugeot 306 dan 406. Ini menjadi model yang paling terkenal dari perusahaan ini pada masa itu.
Inilah Fakta Mengapa Perusahaan Peugeot Pamit Dari Indonesia
Peugeot adalah perusahaan otomotif yang berasak dari Prancis. Perusahaan ini masuk ke Indonesia pada tahun 1970an dan menjadi perusahaan otomotif paling terkenal di dunia. Namun seiring berjalannya waktu perusahaan ini menglami penurunan performa. Sebenarnya, hingga saat ini Peugeot belum benar-benar “pamit” dari Indonesia, tapi memang kehadirannya semakin terbatas dan kurang terlihat di pasar otomotif nasional. Banyak orang mengira Peugeot pamit karena jarang terdengar, padahal operasionalnya masih berjalan, walaupun dalam skala kecil dan sangat fokus pada segmen tertentu. Inilah Fakta Mengapa Perusahaan Peugeot Pamit Dari Indonesia.
- Persaingan ketat dengan merek Jepang dan Korea
Pasar mobil di Indonesia di dominasi oleh Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, dan Hyundai. Inilah mengapa mobil Peugeot jarang terlihat di Indonesia dan yang memakai mobil ini hanya pejabat tinggi saja. Mobil – mobil Jepang terkenal dengan harga terjangkau, perawatan murah, dan jaringan servis luas. Peugeot sebagai mobil Eropa sulit bersaing dalam hal harga dan biaya perawatan, terutama untuk segmen menengah ke bawah. Karena harga yang di tawarkan Peugeot relativ mahal. Dengan adanya mobil yang lebih murah di pasaran membuat oara konsumen memilh produk yang lebih murah.
- After – sales dan suku cadang kurang merata
Dulu, banyak keluhan soal suku cadang yang sulit di dapat. Selain itu keluhan dengan harga spare part yang mahal menjadi pertimbangan kepada konsumen untuk membeli mobil ini. Kemudian di Indonesia sendiri memiliki jumlah bengkel resmi yang terbatas. Jadi konsumen yang memakai mobil ini menjadi keliru karena jika ada masalah tidak ada bengkel yang bisa menanganinya. Hal ini membuat banyak konsumen ragu untuk beli mobil Peugeot, terutama di luar kota besar. Dengan desain sedan rendah membuat mobil ini tidak bisa menerjang medan yang sulit.
-
Inilah Fakta Peugeot Mundur Karena Harga Jual Dan Nilai Jual Kembali Rendah
Mobil Eropa seperti Peugeot punya harga beli awal tinggi, tapi harga jual bekasnya rendah. Ini membuat konsumen Indonesia yang cenderung perhitungan jadi enggan memilih Peugeot. Yang di mana biasanya warga Indonesia sering jual beli mobil bekas dengan harga yang tidak jauh dari harga belinya. Namun dalam mobil Peugeot harga jualnya cenderung rendah karena alasan satu dan lain hal yang sudah di jelaskan sebelumnya. Apalagi mayoritas warga Indonesia yang sangat mempertimbangkan hal – hal yang seperti ini. Inilah Fakta Peugeot Mundur Karena Harga Jual Dan Nilai Jual Kembali Rendah.
- Model terbatas
Peugeot di Indonesia hanya menjual SUV premium seperti Peugeot 2008, Peugeot 3008, Peugeot 5008. Tidak ada lagi sedan atau hatchback terjangkau seperti Peugeot 206, yang dulunya populer. Karena modelnya terbatas dan mahal, pasar pun makin sempit. Apalagi sekarang makin banyak pesaing pasar otomotif yang menjual desain yang baik dan harga yang murah. Pesaing yang selalu muncul dengan inovasi terbaru membuat Peugeot menjadi makin terpuruk.
- Minimnya Promosi dan Brand Awareness
Setelah di ambil alih oleh Astra Peugeot tahun 2018, promosi dan distribusi sangat minim. Banyak orang bahkan tidak tahu kalau Peugeot masih di jual di Indonesia. Minim iklan, tidak terlalu aktif di media sosial atau event otomotif besar. Apalagi di jaman sekarang ini sangat serba sosial media seharusnya perusahaan ini gencar dalam dunia periklanan. Karena jika di promosikan dengan berbagai macam cara masih banyak orang dengan hobi mobil klasik mengetahui ada Peugeot di Indonesia.
- Fokus Peugeot Berpindah
Secara global, Peugeot di bawah Stellantis lebih fokus ke pasar Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan. Indonesia bukanlah pasar utama mereka, sehingga investasi dan dukungan untuk pasar Indonesia tidak maksimal. Oleh karena itu kebutuhan dalam mendukung mobil Peugeot di Indonesia tidak maksimal. Maka dari itu peminat mobil ini semakin lama semakin sedikit
Nyatanya Peugeot Tidak Pamit Tapi Mundur Dengan Teratur
Perusahaan ini Nyatanya Peugeot Tidak Pamit Tapi Mundur Dengan Teratur. Bagaimana tidak fokus penjualan perusahaan ini juga tidak sepenuhnya di Indonesia. Fokus perusahaan ini ke pasar Eropa, Afrika dan Amerika. Maka dari itu, perusahaan ini tidak sepenuhnya membantu Peugeot Indonesia dengan maksimal. Karena mereka lebih fokus kepada pasar negara lainnya. Suku cadang dan kebutuhan lainnya pada Indonesia tidak di bantu penuh oleh perusahaan yang berpusat di Eropa.
Peugeot masih ada di Indonesia, tapi fokus pada segmen kecil SUV premium. Karena sudah terbantu pada perusahaan di negara lain, perusahaan yang di Indonesia tidak mengejar volume penjualan. Menjadi merek niche khusus untuk pecinta brand Eropa atau yang ingin tampil beda. Peugeot tetap ada di Indonesia namun tidak sepenuhnya pada penjualan mobil. Karena Peugeot telah di ambil oleh Astra Peugeot.
Kalau Anda cari showroom Peugeot sekarang, masih bisa ketemu terutama di bawah Astra, tapi jelas bukan lagi merek mainstream seperti era 206 dulu. Sudah terjawab bahwasannya Peugeot tidak sepenuhnya pamit dari Indonesia namun mundur secara perlahan dan sudah mengetahu Inilah Fakta.